Monday , 16 July 2018
update
ACT Kirimkan Bantuan untuk Korban Topan Haiyan

ACT Kirimkan Bantuan untuk Korban Topan Haiyan

Topan Haiyan atau “Yolanda” yang menghantam Provinsi Leyte, Filipina Tengah sejak Jum’at (8/11) telah memporakporandakan negara tersebut. Akibat badai tersebut, lebih dari 10.000 orang tewas, jutaan warga mengungsi untuk menyelamatkan diri. Badai berkecepatan 315 km perjam tersebut, juga telah meluluhlantakkan sekitar 80 persen bangunan yang ada di provinsi Leyte.

Hancurnya bangunan dan fasilitas umum membuat provinsi ini lumpuh. Kebutuhan akan bahan pokok dasar dan obat-obatan menjadi kebutuhan utama pengungsi saat ini. Akan tetapi langkanya barang-barang tersebut membuat mereka harus berjuang, mengantri bahkan “menjarah” bahan-bahan makanan untuk mendapatkannya.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan profesional, kembali mengirimkan tim kemanusiaan untuk membantu korban bencana Topan Haiyan di Provinsi Leyte, Filipina. ACT akan bekerja sama dengan NGO local antara lain ARF-AMAN dari Thailand dan SHIFT dari Filipina. ACT berusaha untuk menyalurkan bantuan dari para donatur Indonesia kepada para pengungsi korban bencana Topan Haiyan yang tersebar di beberapa tempat.

Menurut Senior Vice President (SVP) ACT, Syuhelmaidi Syukur, ACT akan mengirimkan tim ke Filipina untuk membantu korban bencana Topan Haiyan di Filipina Tengah. Sebagai lembaga kemanusiaan tentunya kita sangat ingin, dan bisa membantu serta bisa terlibat langsung untuk melakukan pemulihan-pemulihan di daerah yang kena bencana topan tersebut.

“Kita akan bekerja sama dengan mitra-mitra lokal yang ada di sana. Untuk tahap awal, sebagaimana penanganan emergency biasa, tentu kita akan melakukan kegiatan-kegiatan relief,antara lain memberikan makanan siap saji, kemudian juga kebutuhan-kebutuhan mendesak seperti pakaian anak-anak, susu dan yang lainnya yang sangat mendesak,“ ujar Syuhelmaidi Syukur, di sela-sela kesibukan menyiapkan pemberangkatan timnya ke Filipina.

Syuhel menambahkan bahwa ini tahap awal. Insya Allah kita akan lanjutkan kegiatan-kegiatan berikutnya yang bisa membantu masyarakat di sana, karena satu sisi ini membawa nama bangsa Indonesia sebagai pendiri ASEAN, besar di kawasan Asia Tenggara tentu kita perlu menunjukkan kepedulian kita sebagai sebuah bangsa yang besar terhadap Negara tetangga kita.

“Kita berharap masyarakat Indonesia, mempunyai kepedulian untuk membantu masyarakat yang kena korban Topan Haiyan di Filipina karena Filipina negeri tetangga kita, sesama anggota Asean dan juga secara wilayah berbatasan dengan Indonesia, “ tambah Syuhel.

Jadi sangat penting, sebagai bagian persaudaraan kita sebagai warga ASEAN dan juga Negara bertetangga untuk memberikan bantuan kepada korban yang menimpa wilayah Filipina Selatan.

Ketua Tim Relawan GHR-ACT Yusnirsyah, yang akan berangkat besok pagi ke lokasi pusat badai Haiyan tersebut, untuk melakukan asessment, serta mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di lapangan. Sampai saat ini target yang ingin dicapai di lokasi korban adalah Tacloban, di wilayah provinsi Lire yang terpublikasikan dengan hebat.

“Sebenarnya ada daerah lain yang terkena musibah ini, namun karena sulit di jangkau atau karena hal lain saat ini yang terpublikasikan dengan luas yang di duga baru Tacloban, “ ujar Yusnirsyah sirin.

Selain itu, seperti tindakan di emergency-emergency lainnya, pada fase relief, tim akan berusaha memudahkan korban untuk mendapatkan makanan yang cepat saji. Selanjutnya sesuai dengan asessment yang kita lakukan di lokasi, biasanya akan banyak masalah-masalah yang bisa kita temukan dan upayakan pemecahannya. Bantuan juga bisa berupa selimut terutama bagi anak-anak yang mereka hidup di tenda, jashujan, dan lain-lain.

Sebesar apapun aksi dari lembaga kemanusiaan ACT, itu sangat tergantung support dan kepedulian kita terhadap orang lain. Begitu juga aksi ini, lebih besar dan hebat kalau ada dukungan kita dari seluruh masyarakat Indonesia. Pastinya kami berharap masyarakat Indonesia yang besar menunjukkan kepeduliannya. (dyt/ACT)

Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top