Monday , 21 August 2017
update
Ada Sanksi Untuk yang Fotocopy dan Stapler E-KTP

Ada Sanksi Untuk yang Fotocopy dan Stapler E-KTP

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 471.13/1826/SJ tentang memanfaatkan e KTP dengan card reader. Dalam surat edaran tersebut, Mendagri menegaskan melakuan fotokopi dan stepler serta hal-hal dapat merusak fisik e KTP akan dikenakan sanksi.

Sebagai alternatif,  Mendagri menjelaskan harus dilakukan pencatatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama lengkap.

Surat putusan yang dikeluarkan oleh Kemendagri tersebut menjelaskan, apabila masih terdapat unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat masih memberlakukan hal tersebut, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perlakuan memfotokopi dan stapler e KTP akan merugikan masyarakat, khususnya pemilik e-KTP. Untuk itu Mendagri mengantisipasi hal tersebut dengan membuat surat edaran kepada Para Menteri, Kapolri, Gubernur Bank Indonesia/para pimpinan Bank, Para Gubernur hingga para Bupati/Walikota.

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 471.13/1826/SJ tentang memanfaatkan e KTP dengan card reader. Dalam surat edaran tersebut, Mendagri menegaskan melakuan fotokopi dan stepler serta hal-hal dapat merusak fisik e KTP akan dikenakan sanksi. Sebagai alternatif,  Mendagri menjelaskan harus dilakukan pencatatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama …

Review Overview

Summary : Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 471.13/1826/SJ tentang memanfaatkan e KTP dengan card reader.

0

Leave a Reply

Scroll To Top