Saturday , 18 November 2017
update
Adalah Doa

Adalah Doa

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu” (Q.S. Ghafir: 60)

Kita tidak akan tahu, dari doa siapa sesuatu itu terjadi
Jangan pernah lelah menjadi orang baik!
Begitulah pesan seorang teman yang terlalu sulit untuk dilupa
Dia benar, jangan pernah merasa lelah untuk berbuat baik,
karena ‘kan selalu ada kebaikan lain yang kembali kepada diri.
Tak sadarkah?
Seringkali doa tulus dari mereka yang merasa kebaikan dari kita, ‘kan cepat diijabah Allah

Hanya karena memberikan duduk di angkutan umum kepada seorang nenek,
kemudian terjadi obrolan singkat,
dan diakhiri dengan doa cantik, “Semoga kamu cepat dan dimudahkan untuk lulus ya, Nak”
Begitulah hingga seorang anak itu benar-benar dimudahkan dan dicepatkan kelulusannya
Atau ketika membantu seorang tuna netra menyeberang jalan,
Sebelum berpisah didoakan, “Semoga hari ini menjadi hari baik bagimu”
Ya begitulah, hingga rezeki tak diduga benar-benar menghampiri seorang anak itu di hari yang sama

Kita tidak akan tahu, dari doa yang mana sesuatu itu didapat
Pernah merasa lelah berdoa namun belum juga diijabah olehNya?
Jangan pernah pula berhenti berdoa karena telah lama meminta
Masih ingat rumus pengamen?
Mungkin saja Allah terlalu suka dengan doa yang kita lafalkan,
hingga ingin memperpanjang rentang pengqabulannya.
Tentu saja, setelahnya akan ada bonus berlebih.
Seringkali juga,
entah tersadar atau tidak,
semakin lama doa itu disimpan Allah, kan semakin dekat kita denganNya,
semakin khusyu’ doanya, semakin dan semakin yakin Allah ‘kan memberi yang terbaik
Jangan pernah berhenti mendoakan sesuatu yang belum terkabulkan!
Bisa jadi di saat terakhir dan kita menyerah serta berhenti berdoa,
di saat itu pula sebenarnya Allah ingin mengabulkan,
namun batal karena doa telah terhenti.

Dan kita tidak akan tahu, tingkat terbaik dari doa yang terus menerus diminta
Tanpa disadari, terkadang doa kita terlalu mendikte Allah;
menginginkan sesuatu yang seperti ini, berharap dia yang seperti dia,
atau meminta hal yang yang persis sama dengan itu.
Padahal, Allah lebih tahu, lebih mengerti, lebih pantas memberi yang terbaik.
Sahabat saya terus menerus bilang, “Allah ‘kan beri yang lebih baik dan terbaik. Bila ada satu doa yang kita rasa belum dikabulkan, coba telaah ulang, mungkin saja ada yang lebih baik yang telah Dia berikan, pengganti dari doa tersebut. Bila satu pinta ternyata belum juga Dia berikan, coba ingat lagi, Dia sedang menyiapkan yang lebih dan terbaik di depan. Yang perlu dilakukan hanya, teruslah dan istiqomahlah berdoa”
Ada banyak jalan menuju Allah, ada banyak cara mendekat kepada-Nya,

dan doa salah satunya.

Kontributor : Nurbarida Intan

 

Leave a Reply

Scroll To Top