Friday , 19 October 2018
update
Al-Aqsa: One of World Heritage will be Lost!

Al-Aqsa: One of World Heritage will be Lost!

Salam UI dan LDK Nurul Fikri Bandung menyelenggarakan kegiatan bersama yang bertajuk Al-Aqsa: One of World Heritage Will be Lost!. Kegiatan ini bertempat di AJS FISIP UI, Kampus UI Depok. Pembicara yang diundang adalah KH. Wildan Hakim, Lc. MA (Ketua Front Penyelamatan Palestina) dan Ust Suryadi Saputra (Pakar Sejarah Palestina). Acara ini berlangsung pada Sabtu (8/6) pukul 10.00 s.d 13.00.

Kedua pembicara memiliki pembahasannya masing-masing. KH. Wildan Hakim membahas kondisi kekinian Palestina dan perkembangannya.  Sedangkan, Ust. Suryadi Saputra membahas sejarah Palestina sejak Perang Salib sampai dengan Shalahudin Al-Ayyubi menduduki kembali Palestina dengan perjuangan yang luar biasa.

Kajian Palestina ini juga tidak hanya dalam menyampaikan tsaqafah islamiyah dan memunculkan kembali spirit untuk membela Palestina, tetapi juga terdapat agenda penggalangan dana dari peserta acara untuk Palestina.

“Keadaan Masjid Al-Aqsho sekarang sudah mengalami penggalian 90%, ini sudah dalam kondisi emergency, maka dari kami keliling Indonesia untuk memberikan informasi ini,” ujar KH Wildan Hakim.

Umat muslim yang jumlahnya banyak ini seharusnya bisa memberikan kontribusinya sesuai kemampuan mereka masing-masing. Karena Yahudi memiliki tujuan untuk membangun Haikal Sulaiman dan mereka berhimpun untuk mencapai tujuan tersebut. Maka dari itu muslim juga harus memiliki tujua untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsho dan mengusir keluar Israel.

“Kemenangan Shalahudin Al-Ayyubi atas pasukan Salibis merupakan wujud dari tarbiyah yang panjang, tidak sekedar strategi perang,” ujar Ust. Suryadi Saputra

Dengan kondisi Masjid Al-Aqsho yang sangat mengkhawatirkan, maka dari itu kaum muslimin harus bisa aware dengan isu ini karena ini merupakan kewajiban umat muslim juga. Karena nasionalisme yang dianut adalah tidak terbatas pada teritorial negara saja, tetapi umat muslim yang di luar Indonesia juga harus diperhatikan.

 

Reporter : Arie Maulana
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top