Monday , 16 July 2018
update
Anggota DPD RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pesantren

Anggota DPD RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pesantren

SINGKAWANG – Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Barat (Kalbar), Drs. H. Abdul Rahmi, Sabtu (4/7) melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah, Sedau, Singkawang, Kalimantan Barat. Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang disampaikan mendapat sambutan dan antusias dari para peserta yang notabene adalah guru dan murid (santri) pesantren. Bapak KH. Hambali Welo, Lc selaku pimpinan pondok mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Ia mengatakan bahwa sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika kepada para siswa dan guru adalah langkah yang tepat.

“Disintegrasi bangsa kini begitu pesat, perlu rasanya penguatan-penguatan seperti sosialisasi ini diadakan secara rutin,” ungkapnya.

Menurutnya, potensi terancamnya keutuhan NKRI adalah melalui budaya. Budaya luar masuk disebabkan oleh letak geografis dari kota Singkawang.

“Kita perlu mengetahui bahwa Singkawang adalah kota wisata, sudah tentu banyak orang hadir ke sini. Itulah yang menjadi tantangan dan ancaman terhadap generasi muda,” pungkasnya.

Acara sosialisasi dimulai dari pukul 16.00 hingga menjelang berbuka puasa. Adanya pembagian hadiah bagi yang bertanya atau yang dapat menjawab pertanyaan dari Bapak Abdul Rahmi membuat semangat para peserta sosialisasi. Setelah buka bersama dan sholat magrib berjamaah acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Rentetan agenda acara berakhir pada pukul 20.45 setelah sholat isya serta tarawih berjamaah.

“Acara ini merupakan amanat dari UUD 45 dan ini adalah tugas kami untuk mensosialisasikannya,” tegas Bang Mi panggilan akrab anggota DPD RI ini.

Beliau mengatakan bahwa keutuhan di antara kemajemukan merupakan tantangan bagi bangsa ini ke depan.

“Belum ada negara lain yang bisa bertahan selain Indonesia, kita harus menjaganya,” ungkapnya.

Terakhir, beliau menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah yang telah sudi menerima kedatangannya. Dukungan terhadap program ini adalah bentuk cinta terhadap bangsa.

“Saya secara pribadi menyampaikan apresiasi dan hormat kepada orang orang yang telah mendidik generasi muda untuk memiliki karakter positif seperti di pondok pesantren ini,” pungkasnya.
Reporter : Rahmat Hidayat, Aktivis KAMMI Kalbar
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top