Thursday , 20 September 2018
update
Baitul Mal Era Nabi dan Khalifah (part 2)

Baitul Mal Era Nabi dan Khalifah (part 2)

Meskipun baru di zaman Umar, Baitul Mal resmi menjadi sebuah lembaga keuangan negara, cikal bakal Baitul Mal sudah ada sejak zaman Nabi. Beliau menunjuk gubernur untuk setiap daerah atau propinsi. Setiap gubernur bertanggung jawab atas pengumpulan zakat, jizyah dan seperlima dari ghonimah dan Kharaj. Kadang, Nabi menunjuk seseorang yang bertanggung jawab khusus untuk urusan keuangan. Sebagaimana yang dilakukan Nabi pada Mu`adz bin Jabal ra. ketika ia mengirimnya ke Yaman untuk mengumpulkan uang zakat dari para pejabat dan Ubaidah bin al-Jarrah ra. ketika ia mengirimnya ke Bahrain untuk mengumpulkan Jizyah.

Cikal bakal Baitul Mal yang sudah ada sejak masa pemerintahan Nabi adalah bukti yang jelas atas kekuatan sistem keuangan Islam sejak masa awal. Oleh karena itu, adalah wajar jika Baitul Mal terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Baitul Mal pada masa Umar bin al-Khattab

Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, wilayah kekhilafahan meluas hingga ke Irak, Mesir, Semenanjung Arab, Jabal, Armenia, Azerbaijan dan Asfahan. Dengan banyaknya wilayah yang ditakhlukkan, dengan itu pula kas keuangan negara melimpah ruah.hingga diceritakan bahwa suatu hari Umar bin Khattab ra. menangis ketika ia melihat terlalu banyak rampasan perang mengalir ke Madinah. emas, perak, batu permata, jutaan dirham dan dinar, budak dan pakaian.salah satunya adalah lima ratus ribu dinar yang dibawa Abu Hurairah dari Baharain.

Dengan demikian, Umar bin Khattab meminta saran kepada para sahabat terkait mekanisme distribusi untuk keuangan Negara yang melimpah pada saat itu. Adalah kholid bin walid yang kemudian meberikan saran untuk membuat kantor publik untuk Baitul Mal dan menjadikannya lembaga keuangan resmi Negara. Saran ini berdasarkan apa yang ia saksikan ketika ia berada di Syam.  Dan pada saat itulah beberapa anggaran belanja baru ditetapakan sebagaimana tersebut diatas.

Baitul Mal pada masa Ali bin Abu Thalib

Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Thalib ra. mempunyai kebijakan untuk mendistribusikan semua uang dari Baitul Mal setiap Jumat. Sebagai khalifah beliau begitu takut akan godaan uang. Diriwayatkan bahwa sekali ia masuk Baitul Mal dan menemukan emas dan perak, kemudian dia berkata, “Jadilah lebih kuning berkilauan (emas) dan menjadi lebih putih (perak) sehingga menggoda orang lain, tapi aku tidak membutuhkanmu.”

Sumber   : Islamstory
Penulis : Najmu Fuadi
Editor : SCE

One comment

  1. Pingback: manfaat madu

Leave a Reply

Scroll To Top