Thursday , 13 December 2018
update

“Berdakwah dengan Pena” YISC Al-Azhar

JAKARTA—Youth Islamic Study Club (YISC) Al-Azhar sukses menggelar sebuah kajian spesial bertajuk “Berdakwah dengan Pena” pada Ahad (17/11) di Aula SMP Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Bukan tidak mungkin jika dari acara ini kelak akan lahir penulis-penulis hebat yang akan menebar manfaat kepada masyarakat luas,” kata Ketua Bidang Hubungan Masyarakat YISC Al-Azhar, Rio Ismail, dalam sambutannya.

Dua penulis kesohor, Arif Rahman Lubis dan Moh. Fauzil Adhim, didaulat sebagai pembicara dalam agenda yang dibuka untuk umum itu.

Penulis buku “Keajaiban Cinta Rasul” Arif Rahman Lubis mendapat kesempatan pertama menyampaikan materi berjudul “Indahnya Berdakwah dengan Menulis”.

“Kita memiliki keterbatasan dalam usia, akal, indra, dan tenaga untuk beramal, termasuk berdakwah. Perlu ada siasat yang memperhatikan faktor kali dan faktor abadi dalam memaksimalkan keterbatasan tersebut. Dakwah dengan menulis bisa menulis mengandung dua faktor itu sekaligus,” kata Arif.

Penulis dan pengusaha pemilik akun twiter @teladanrasul itu juga menegaskan pentingnya mimpi besar jika kita ingin menelurkan sebuah buku berkualitas.

Sementara itu, penulis buku best-seller “Kupinang Engkau dengan Hamdalah”, Moh. Fauzil Adhim, mendapat giliran berbagi tentang “Berdakwah dengan Sosial Media”.

“Dakwah dengan sosial media yang kini marak memang mengandung unsur adiktif. Maka, perlu ada pengerem agar kita tidak mengalami autisme sosial. Namun demikian, ia memang terasa paling mudah dilakukan. Materi yang ingin kita sampaikan juga lebih cepat ditangkap. Hanya saja kita perlu menyiasati dengan bahasa yang singkat dan lugas,” ujar pemilik akun twitter @kupinang itu.

Selanjutnya, penulis yang akrab dengan tema pernikahan dan parenting itu banyak berbagi tentang pentingnya memiliki niat ikhlas, kejelasan tujuan, dan kesungguhan tekad dalam menjalani dakwah lewat tulisan dan media sosial.

Selain dua materi tersebut, puluhan peserta acara juga disuguhi penampilan drama dari kelompok teater YISC Al-Azhar dan lagu dengan iringan gitar akustik yang dinyanyikan oleh seorang muallaf.

Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top