Monday , 25 June 2018
update
BGB Selenggarakan Seminar Kepemudaan

BGB Selenggarakan Seminar Kepemudaan

INDRAMAYU-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bina Generasi Bangsa (BGB) yang bergerak dalam bidang kepemudaan, advokasi, dan pemberdayaan masyrakat terus memberikan kontribusi positifnya untuk Kab. Indramayu. Hal ini terlihat dari penyelenggaran Seminar Kepemudaan pada Jum’at (24/10/2014) lalu yang bertempat di Gedung pertemuan Hotel Wiwi Perkasa 2 Indramayu. Tema kegiatan tersebut ialah “Kedudukan dan Peran Pemuda dalam Rangka Memantapkan Ketahanan Nasional”.

Sebanyak 130 peserta dari beberapa organisasi ekstra kampus, karang taruna, LSM, remaja masjid, BEM se-Indramayu, OKP, dan ormas memadati ruangan sebagai peserta seminar tersebut.

Seminar diisi oleh tiga panelis, yakni anggota DPR RI Mahfudz Siddiq, Dandim 0616 Indramayu Letkol. Arh. Zaenudin, dan perwakilan Kapolres Indramayu Nurhadi.

Seminar dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BGB, Ruswa.

“BGB ingin memfasilitasi dan menyamakan persepsi, ide-ide dari pemuda Indramayu yang kritis, idealis, dan dinamis untuk memberikan kontribusi nyata untuk bangsa dan negara dalam memantapkan ketahanan nasional,” kata Ruswa dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Mahfudz Sidiq menyabut pemuda merupakan agent of change bagi suatu bangsa.

“Pembawaan pemuda yang berpikir kritis dan jauh memandang ke masa depan menjadi modal dalam menjalankan kontribusinya bagi kemajuan suatu bangsa demi terwujudnya ketahanan nasional,” ujar Mahfudz.

Sementara itu, Dandim Indramayu mengatakan bahwa pada zaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa.

“Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya, sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. Justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pmuda yang ingin menjadi pejuang bangsa,” terangnya.

Pemuda dan kepolisian, lanjut Dandim, wajib bersinergi untuk menciptakan kondusifitas dan keamanan daerah khususnya Indramayu.

“Rumusan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 dengan janjinya satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia menjadi bukti nyata bahwa prinsip bahwa kita mesti menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tukasnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Tri Johan Sanjaya dari HMI Indramayu memberi apresiasi kepada LSM BGB yang telah menggelar seminar kepemudaan itu.

“Semoga setelah seminar ini ada tindak lanjut dan kontribusi nyata untuk bangsa,” tutupnya.

Reporter : Izin Faizin

Editor : Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top