Monday , 26 June 2017
update
Bus Transjakarta Tidak Layak, Pemprov Tidak Tambah Bus

Bus Transjakarta Tidak Layak, Pemprov Tidak Tambah Bus

JAKARTA—Meski amat dibutuhkan warga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan membeli bus baru tahun ini. Pemprov menyerahkan pengadaan bus baru kepada operator transjakarta. Hal ini berpotensi memperparah kemacetan lalu lintas ibu kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, bus yang dibeli pada 2013 lalu tidak akan dioperasikan karena menyalahi aturan.

“Kami serahkan saja ke pihak swasta yang mau (membeli bus). Mereka beli, mereka juga operasikan,” kata Basuki, Senin (19/5), di Jakarta.

Dari total pengadaan bus tahun 2013 yang mencapai 656 unit, baru 125 unit yang dioperasikan. Sebanyak 531 bus lainnya belum beroperasi karena menjadi barang bukti kasus dugaan penggelembungan pengadaan bus.

Di lain sisi, anggaran pengadaan bus Rp 3,2 triliun yang tidak dipakai disuntikkan ke PT Transportasi Jakarta. Sayangnya, pengadaan bus oleh PT tersebut belum jelas kapan dilakukan lantaran kewenangannya masih terbatas. Penyebabnya, proses pengalihan asset dari Unit Pengelola Transjakarta hingga sekarang belum usai.

Koordinator Suara Transjakarta David Tjahjana menuturkan, pelayanan transjakarta saat ini belum memenuhi harapan warga.

Sementara Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Soegeng Poernomo mengatakan, tertundanya pengadaan bus dipastikan membuat pelayanan transjakarta terhambat. Saat ini saja, sebagian besar armada yang beroperasi sudah rusak.

Sumber : Kompas

Editor : Nur Afilin

 

 

 

Leave a Reply

Scroll To Top