Saturday , 24 June 2017
update
Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum

Judul: Teknik Quantum Rasulullah
Penulis: Ust. Bobby Herwibowo, LC
Tebal: 171 halaman
Penerbit: Noura Books (PT Mizan Publika)
Terbitan: Agustus 2014
ISBN: 978-602-1306-64-2

Salah satu mukjizat al-Qur’an adalah isinya yang tidak pernah basi meski zaman semakin berkembang dan hidup silih berganti. Al-Qur’an tidak ketinggalan zaman dan tetap orisinil. Ia adalah kitab monumental yang tidak pernah habis dikaji. Semakin dikaji semakin banyak ilmu yang didapat. Dibuktikan dengan munculnya beberapa mufassir al-Qur’an sejak dahulu. Penafsiran dari berbagai aspek dan disiplin keilmuan.

Kemurnian al-Qur’an dijamin oleh Allah Swt. Dia langsung yang menjaganya. Manusia yang merusaknya baik merusak secara fisik atau merusak isinya akan dilaknat oleh-Nya. Akan tetapi, siapa saja yang menjaganya akan dikasihi oleh-Nya. Bentuk penjagaan terhadap al-Qur’an salah satunya dengan cara menghafalnya, baik menghafal 1 juz, 2 juz, 3 juz, atau sampai 30 juz.

Orang yang menghafal al-Qur’an akan mendapat kemuliaan. Kemuliaan di sisi manusia (bermasyarakat) dan kemuliaan di sisi Allah Swt. Banyak orang berlomba-lomba menghafal al-Qur’an. Tidak sedikit juga muncul lembaga-lembaga pendidikan yang misinya untuk menghafal al-Qur’an. Coba hitung berapa banyak para penghafal di dunia ini. Beribu-ribu orang. Bahkan, ada anak belum baligh sudah mampu menghafal al-Qur’an. Subhanallah! Tentu mereka mempunyai metode-metode tertentu sehingga dengan cepat bisa menghafal al-Qur’an.

Buku berjudul Teknik Quantum Rasulullah ini berisi tentang cara cepat menghafal al-Qur’an, bahkan menghafal al-Qur’an semudah tersenyum. Ditulis oleh pakarnya, yaitu Ust. Bobby Herwibowo, LC. Ia sebagai tutor  di Training Kauny Quantum Memory (KQM). Buku ini sesuai dengan yang dipraktekkan dalam training tersebut.

Salah satu buku terbitan Noura Books (PT Mizan Publika) ini terdiri atas lima bagian (sub pokok pembahasan). Pertama, Teknik Quantum Rasulullah. Kedua, Begitu Mudah dan Bernilainya Menghafal al-Qur’an. Ketiga, Kisah-Kisah Motivasi Menghafal. Keempat, Metode Iman dan Otak Kanan. Kelima, Praktik KQM Menghafal al-Qur’an Semudah Tersenyum.

Sebagaimana sub pokok pembahasan di atas, pembahasan dalam buku ini lengkap. Mulai dari teknik Rasulullah dan para sahabat dalam menghafal al-Qur’an, kemudahan dan kemuliaan menghafal al-Qur’an, memotivasi kita untuk segera menghafal al-Qur’an dengan beberapa kisah yang disajikan penulis di dalamnya, metode, sampai pada praktiknya.

Buku ini juga menyajikan diskusi menarik yang selama ini tidak kita sadari, yaitu pembelajaran  dari Allah Swt. yang diberikan kepada Rasulullah Saw. Rasulullah Saw. Ketika menerima wahyu pertama kali tidak tahu baca-tulis. Maka dapat kita simpulkan bahwa pembelajaran yang diberikan kepada Rasulullah Saw. secara otomatis membuat beliau merasa bahwa menghafal jauh lebih mudah daripada baca-tulis. (hlm. 12-13)

Buku ini bermanfaat untukl dibaca. Juga dipraktekkan, baik untuk menghafal sebagian/seluruh al-Qur’an. Selain itu juga memudahkanmuraja’ah (menjaga) hafalan al-Qur’an, karena ada orang yang cepat dalam menghafal tapi juga cepat hilang atau lupa.

Buku ini juga dilengkapi dengan do’a ketika menghafal al-Qur’an. Do’a untuk cepat hafal dan mendapat ridla Allah Swt. Tanpa ridla-Nya maka semua akan sia-sia. Untuk itu, para penghafal al-Qur’an harus selalu dekat dengan Allah swt.

Sebagai pamungkas, penulis menyertakan bagaimana praktik menghafal al-Qur’an agar bias menghafalnya semudah tersenyum, yaitu dengan gerak badan dan kepekaan dengan sekitar. Sayangnya, hanya surah al-Waqi’ah yang dipraktikkan di sini. Akan lebih lengkap dan menarik lagi jika penulis menyajikan praktik-praktik menghafal semua surah dalam al-Qur’an. Meski dengan begitu akan menambah ketebalan buku dan harga.

Siapa saja layak membaca buku ini. Orang yang sudah menghafal al-Qur’an, yang masih berproses, dan yang baru mempunyai keinginan untuk menghafal al-Qur’an tapi bingung akan metodenya. Membacanya kita akan bergumam ternyata menghafal al-Qur’an sangat mudah, semudah tersenyum. Jika buku ini menyajikan metode menghafal al-Qur’an semudah tersenyum semoga kelak juga terbit metode menghafal al-Qur’an semudah berkedip. Selamat membaca.

 

Peresensi: Elliya Nuril Karimah, Mahasiswi Semester V, INSTIKA Guluk-Guluk Sumenep Madura Jawa Timur 69463, Bergiat di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika INSTIKA
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top