Sunday , 25 February 2018
update

Hakikat Meluruskan Pola Pikir

waktu

Manusia disebut sebagai makhluk berpikir. Tiada ciptaan lain yang dapat mengungguli kita dalam kapasitas ini. Menurut Komaruddin Hidayat, ada yang menyebut manusia sebagai mikrokosmos. Karena, semua unsur yang ada di alam raya dapat ditemukan dalam diri kita. Yang mengagumkan, para peneliti menemukan jaringan sel halus berjumlah triliunan tersimpan di tubuh kita. Dalam jaringan otak, tidak kurang 100 miliar sel yang ... Read More »

Manajemen Cinta

cinta

Tanggal 14 Februari sering disebut orang sebagai hari Kasih Sayang. Bersandar pada tradisi Valentine’s Day, pada 14 Februari itu pula biasanya nuansa pink banyak kita jumpai di mana-mana. Persepsi serta tradisi yang sudah mengakar di sebagian masyarakat kita ini tentu saja tidak sebaiknya dilestarikan. Mengapa demikian? Tentu dengan demikian bukan berarti Islam tidak mengenal kasih sayang. Bahkan jauh sebelum adanya ... Read More »

Qalbun Salim

love

Pernah mendengar istilah “qalbun salim”? Terlepas dari sudah atau belum, rasanya amat penting bagi kita memperhatikan QS Asy-Syu’araa’ (26): 88-89 berikut: “(Yaitu) di hari saat harta dan anak keturunan tidak lagi berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan qalbun salim.” Apa sebenarnya qalbun salim itu? Qalbun atau qalb dalam bahasa Arab sebenarnya mengacu kepada organ jantung pada tubuh kita. Namun ... Read More »

Sebuah Tanya Tentang Cinta

love

Saya heran, masih banyak orang yang begitu menganggap cinta sebagai hal jauh lebih penting dari agama. seolah cinta bisa menjadi solusi akan banyak permasalahan di dunia ini . Padahal banyak perang yang terjadi itu dikarenakan karena cinta Kepada tanah air atau bisa juga cinta pada tujuan atau bisa juga cinta pada diri sendiri. Lihatlah bagaimana cinta telah banyak menumpahkan darah ... Read More »

Selamat Tinggal Alasan

excuse

Pernahkah kita menyalahkan orang lain disaat mengalami kegagalan? Atau pernahkah kita memiliki alasan ketika tidak meraih kesuksesan? Misalnya alasan keterbatasan waktu, sedikitnya dana, kurang tenaga, tidak ada peralatan, sedikit dukungan, dan lain sebagainya. Jika pernah melakukan hal itu, maka mulai sekarang tinggalkan semua alasan tersebut. Mestinya yang bertanggung jawab atas kondisi kehidupan kita dan semua hal yang kita alami adalah ... Read More »

Scroll To Top