Sunday , 25 February 2018
update
  • Sebuah Janji Keramat

    Sebuah Janji Keramat

    Namun, aku sudah bosan, Kawan, menunggunya. Sudah tiga jam kira-kira aku menunggu si keras kepala it...

  • Manusia Peringkat

    Manusia Peringkat

    Kami semakin akrab dengan Bu Yani, sampai-sampai latar belakang keluarga kami pun beliau tahu. Belia...

  • Duhai Diri

    Duhai Diri

    Duhai diri… Hari ini apa yang engkau lakukan? Semenjak bangun pagimu Hingga malam membersamaim...

  • Aku Shofwah, Anak yang Ingin Bicara tentang Gaza

    Aku Shofwah, Anak yang Ingin Bicara tentang Gaza

    Namaku Shofwah, Shofwah Firdaus. Salam kenal dariku, seorang tunas yang dijanjikan perlindungannya. ...

  • Perjuangan Belum Selesai

    Perjuangan Belum Selesai

    Menjelajahi pasir putih indah dan menawan Seakan mata dan hati terhipnotis oleh indahnya Senja mener...

Satu Langkah

http://4.bp.blogspot.com/_5UzqrQjtYEQ/TXxdJvx1QKI/AAAAAAAAAn0/OWtdCSttHfw/s000/1.jpg

Pagi yang sejuk untuk memulai aktivitas. Sang tuan siang hari sudah mulai muncul. Hangat sinarnya bertanda kebesaran penciptaNya Yang Maha Kuasa. Ditemani sang awan comulus membuat pagi di sudut desa kecil yang sejuk ini semakin aku rindukan kala aku jauh di luar sini. Tak kudapati pagi yang indah seperiti ini di perantauan yang membinasakan. Membinasakan badan yang kering keronta. Sungguh, rindunya diriku ... Read More »

Hijab Fisik, Penting?

ikhtilat

“Ngapain sih pake hijab segala kalo rapat. Ribet tauk. Ngomongnya gak jelas, pasti kacau entar pas koordinasi” “Ya emang kudu begitu. Biar ngejaga pandangan. Soalnya kadang rapat kan lebih dari 1 jam. Entar kalo pandang-pandangan terus bisa muncul perasaan-perasaan dari setan, apalagi kalo mandang gue tuh, semenit aja orang klepek-klepek apalagi berjam-jam, hahaha.” “Ah elu mah. Sekarang coba pikir, pas ... Read More »

Rona Alam Semesta

senja

Segala prahara termasuk darah dan bara adalah warna. ketika pertama menghirup udara di muka bumi. tempat pijak paling berisi kisah-kisah membawa diri pada Ilahi   Lalu di puncak diri. tersenyum burung-burung menebar salam langit. melukis sayang pelangi. dan mengiringi angin-angin yang menyentuh lembut tubuh. hingga buai mesra terasa mengikat tentang :hari yang saat itu seorang ibu merelakan nyawa menghabiskan nafas ... Read More »

Aku Terheran

teguh-di-jln-dakwah

Tampak rona wajahnya memerah, tatapannya serius tak lelah ia tersihir drama politik televisi, jejali otaknya dengan sugesti. Keningnya makin mengkerut, saat huruf demi huruf ia rajut mendidih darahnya tak karuan, mengeja mantra-mantra berita cetakan Raut mukanya kian berubah, bibirnya dipenuhi sumpah serapah Dihardiknya benda-benda mati, yang terdiam tak membela diri Aku terheran, terheran betul denganmu, Saudaraku, apa gerangan menimpamu? Kepada ... Read More »

Scroll To Top