Wednesday , 20 June 2018
update
Grand Launching i-Source Hadirkan Empat Pakar

Grand Launching i-Source Hadirkan Empat Pakar

DEPOK—Lembaga Dakwah Kampus Salam UI baru saja menggelar  grand launching Islamic Short Course (i-Source) di aula Masjid Ukhuwah Islamiyah kampus UI Depok, Sabtu (12/4).

Empat pembicara pakar di masing-masing bidang hadir dalam agenda tersebut. Mereka adalah sejarawan Muslim penulis buku best-seller terkenal “Api Sejarah 1 dan 2” Prof.Ahmad Mansur Suryanegara, guru besar di FMIPA UI Prof. Dr.Drs. Terry Mart yang masuk jajaran 1 dari 100 fisikawan terbaik dunia, dosen FHUI Dr. Hamid Chalid yang juga salah satu pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), dan pakar bidang pemikiran Islam sekaligus Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Dr. Adnin Armas, M.A.

“Acara ini bertujuan untuk memahamkan kepada pemuda-pemudi terkait urgensi keseimbangan ilmu ruhiyah dan jasadiyah. Jangan sampai kita merasa sombong akan ilmu yang kita miliki dan melupakan aspek spiritualitas. Juga mengajak kembali umat muslim bahwa manusia pada dasarnya telah dianugerahi sesuatu yang luar biasa. Akal fikiran yang membedakan manusia dengan yang lainnya seharusnya menjadi garda terdepan untuk senantiasa mensyukuri rahmat Allah,” terang Direktur Kemahasiswaan UI Arman Nefi, S.H., MM dalam sambutannya.

Sementara Egi Mahira Irham selaku Kadep Islamic Learning Centre SALAM UI dalam sambutannya berharap acara ini bisa menumbuhkan kambali semangat menimba ilmu yang kian menurun di kalangan mahasiswa. Baginya, perkembangan dan kemajuan ilmu sangat erat hubungannya dengan peradaban. Sejarah pun hanya mencatat ilmuwan-ilmuwan Muslim yang menyejarah buah pemikirannya.

Adapun Prof. Ahmad Mansur Suryanegara dalam penyampaian materinya banyak menitikberatkan pada peran masjid sebagai sentral peradaban.

“Masjid adalah pusat peradaban. Hal pertama yang dilakukan Rasulullah ketika berada di Mekkah dan Madinah adalah membangun masjid. Dan  terbukti masjid adalah tonggak awal sebuah peradaban. Lokasi yang dipilih untuk membangun masjid selalu berdekatan dengan pasar. Pasar adalah berkumpulnya berbagai macam karakter pedagang dan pembeli untuk saling bertransaksi. Tujuan rasulullah membangun masjid yang dekat dengan pasar untuk mengingatkan mereka bersegera memenuhi panggilan shalat dan seketika meninggalkan aktivitas jual-beli,” katanya.

Acara yang dimulai pukul 9.00-12.00 ini dihadiri tak hanya oleh civitas akademika kampus UI, tetapi juga mahasiswa dan delegasi organisasi mahasiswa di luar UI.

Reporter : Dina Fauziah

Editor : Nur Afilin

 

Leave a Reply

Scroll To Top