Wednesday , 19 September 2018
update
KAMMI Dukung Pemko Banda Aceh Cabut Izin Hotel dan Restoran yang Melanggar Syariat Islam

KAMMI Dukung Pemko Banda Aceh Cabut Izin Hotel dan Restoran yang Melanggar Syariat Islam

Kasus hotel dan restoran yang menjadi tempat bermaksiat sudah menjadi hal umum diketahui oleh masyarakat, sebagai kota Bandar Wisata Islami nama banda aceh menjadi tercoreng dengan adanya pelanggaran tersebut. Belum lagi carut marut kasus yang dilakukan oleh penegak hukum syari’at di Aceh yang membuat masyarakat hilang kepercayaan terhadap pemerintah akan komitemennya menegakkan syari’at Islam.

Dengan adanya ultimatum Pemko Banda Aceh yang disampaikan oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Jamal yang diberitakan di harian serambi Indonesia (19/11) terhadap pengusaha hotel & restoran yang dengan sengaja menyediakan sarana untuk berbuat maksiat. Kami menilai ada i’tikad baik dari pemko Banda Aceh untuk menegakkan syari’at islam di kota Banda Aceh.

Oleh karena itu, KAMMI Banda Aceh menyatakan sebagai berikut:

1. KAMMI Banda Aceh mendukung penuh upaya penagak syari’at yang dilakukan pemko Banda Aceh tersebut.
2. Mendesak pihak pengusaha Hotel dan Restoran untuk lebih terbuka terkait aktivitas usahanya ke publik, karena banyak disinyalir hotel-hotel jadi sarang maksiat.
3. Mendesak pemko Banda Aceh untuk konsisten dengan upaya ini, yakni apabila kedepan pengusaha hotel dan restoran tidak juga mematuhi, maka pemko berani untuk mencabut izin usaha mereka.

Banda Aceh, 21 November 2013

Pengurus Daerah

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia

(PD KAMMI) Banda Aceh

Syafrizal Umar

Ketua Umum

Leave a Reply

Scroll To Top