Monday , 21 August 2017
update
KAMMI Gelar Aksi Desak KPK Tangani Kasus Transjakarta

KAMMI Gelar Aksi Desak KPK Tangani Kasus Transjakarta

JAKARTA—Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambilalih penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta yang terkesan mandek dalam penanganan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal itu disampaikan oleh massa KAMMI ketika aksi didepan Gedung KPK (5/6). Ketua Umum PP KAMMI KAMMI Andriyana mengingatkan, sesuai UU Nomor 30 Tahun 2002, KPK berhak mengambil alih kasus tersebut.

“Sebelumnya kasus ini sudah ditangani Kejagung, sebagai Gubernur DKI Aktif waktu itu harusnya Jokowi juga diperiksa dan ikut bertanggung jawab atas kasus ini,” ujar Andriyana dalam orasinya.

Andri menambahkan, bila sebagai Gubernur, Jokowi tidak pernah diperiksa walaupun hanya sebagai saksi, semakin kuat dugaan kalau Jokowi ikut terlibat.

“Jokowi menjadi pihak yang juga bertanggung jawab, tidak elok jika hanya menumbalkan bawahan tanpa berani bertanggunjawab. Kalau begini bisa saja masyarakat menilai bahwa Jokowi bukanlah pemimpin yang pro pada pemberantasan korupsi,” teriak Andriyana.

Senada dengan Andri, Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Romidi Karnawan menambahkan, “Harusnya sebagai Gubenrnur Jokowi diperiksa dulu, benar atau salah biarlah proses hukum yang menentukan. Tidak ada yang kebal hukum, harusnya penegak hukum tidak sungkan dan takut memeriksa Jokowi untuk dimintaki keterangan.” ujar Romi.

Sumber : Humas PP KAMMI

Editor : Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top