Saturday , 18 August 2018
update
Memahami Bahasa, Menangkal Tipu Daya

Memahami Bahasa, Menangkal Tipu Daya

Judul        : British, American and Australian Idioms And Slangs
Penulis     : Agus Mulyono
Penerbit   : Kaysamedia, Kediri
Cetakan   : Pertama, Mei 2012
Tebal        : xii+318 Halaman
ISBN         : 978-979-18-1128-6
Di era globalisasi ini, menguasai bahasa Inggris menjadi hal yang mutlak diperlukan. Karena bahasa Inggris kini telah menjadi bahasa Internasional. Di negara manapun orang akan bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Jadi,
meskipun kita tidak mengetahui “bahasa ibu” daerah tertentu, katakanlah Arab, namun kita tetap bisa berkomunikasi dengan orang di daerah tersebut dengan bahasa Inggris.

Di samping itu, ada pepatah yang mengatakan, “man ‘arafa lughota qoumin amina min makrihim” (Barang siapa yang mengetahui bahasa suatu kaum, ia akan aman dari tipu daya kaum tersebut). Hal ini sangatlah wajar, karena di tengah rivalitas pasar dengan sistem pasar bebas (free trade) hal apapun bisa
terjadi, termasuk juga tipu daya rival bisnis kita. Maka dari itu, mengetahui
bahasa komunikasi kaum tersebut adalah tindakan preventif yang sangatlah tepat.

Di antara hal yang sulit difahami dalam berkomunikasi adalah idiom dan slang. Karena idiom merupakan gabungan kata yang membentuk arti baru yang tidak
berhubungan dengan kata pembentuk dasarnya, ungkapan yang tidak bisa dimaknai secara harfiah, kata per kata, dari setiap kata yang menyusunnya (Idiom is an expression whose meanings cannot be inferred from the meanings of thewords that make it up) (hal. 1).

Idiom dapat membingungkan orang yang belumterbiasa dengannya. Oleh karena itu, seorang pelajar yang baru memulai belajar bahasa harus mempelajari idiom, sebagaimana mereka mempelajari kosa kata (vocabulary). Pada kenyataannya, banyak kata dalam bahasa alami yang berasal dari idiom telah terasimilasi secara baik sehingga justru kehilangan maknalangsungnya  (hal.1).
Dan yang tidak kalah sulit dipahami adalah slang atau bahasa prokem atau bahasa plesetan. Ia merupakan ekspresi bahasa yang tidak baku atau lebih sering disebut dengan bahasa gaul di Indonesia. Penggunaan slang umumnya tidak ditemukan dalam komunikasi formal baik untuk penulisan maupun pengucapan tetapi orang-orang umum menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari (hal. 185).

Umumnya, untuk dapat mengerti film-film berbahasa Inggris dan percakapan santai dengan teman di kantor atau di sekolah lebih sering menggunakan bahasa slang (hal.185). Maka dari itu, buku ini sangat tepat untuk orang yang ruang lingkup pergaulannya trans nasional atau internasional dan para pengkaji bahasa atau pun para penerjemah native speaker atau turis.

Di halaman akhir, penulis juga menambahkan daily expressions, proverb (pepatah), abbrevation (singkatan), contraction, serta nama lembaga-lembaga negara. Dan Yang tidak kalah pentingnya, penulis juga menyertakan cara baca/pengucapan idion dan slang tersebut dan contohnya dalam penggunaanya sehari-hari.

Penulis : M. Ihtirozun Ni’am (Mahasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi Kementrian Agama RI di IAIN Walisongo Semarang)
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top