Saturday , 29 November 2014
update
Menag: Soal Miss World, Pegang Fatwa MUI

Menag: Soal Miss World, Pegang Fatwa MUI

JAKARTA – Menteri Agama, Suryadharma Ali, menyatakan Kementerian Agama tetap berpegang pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menyikapi kontes kecantikan Miss World 2013 yang akan digelar di Bali.

“Yang jelas, dari sisi Kementerian Agama tetap berpegang kepada fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa sebaiknya kontes tersebut tidak diselenggarakan di Indonesia,” kata Suryadharma Ali kepada pers di Jakarta pada Selasa (3/9) tadi.

Lebih lanjut Menteri Agama menegaskan, meskipun hingga kini belum ada kesamaan persepsi antarkementerian dalam menyikapi ajang tersebut, namun Kementerian Agama tetap mengacu pada fatwa MUI.

“Bisa jadi kementerian perdagangan menyebut bisa mendatangkan devisa, kementerian pariwisata lain lagi. Rujukan kita tetap kepada fatwa MUI,” ujarnya.

Kementerian Agama tidak pada otoritas untuk melarang atau membolehkan, lanjutnya, sebab kewenangan itu masih ada pada para pemangku kepentingan lain. Tidak pula memiliki kewenangan untuk memberi izin penyelenggaraan kegiatan itu.

Ketika ditanya apakah sikap pemerintah terbelah, Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, tidak sampai sejauh itu. Yang jelas, katanya, belum ada koordinasi antarinstansi bagaimana seharusnya menyikapi persoalan tersebut.

Ia kembali menegaskan, penyelenggara kontes kecantikan Miss World 2013 harus memperhatikan fatwa MUI.

MUI jauh hari telah menyatakan menolak keras penyelenggaraan Miss World karena tidak sesuai ajaran Islam yang mewajibkan muslimah menutup aurat.

“Bukan hanya tidak sesuai ajaran Islam, nilai yang diusung ajang Miss World juga sangat berbeda dengan budaya Indonesia. Saya berharap agar tidak ada kontroversi di kita. Kita memerlukan ketenangan,” pungkas Menag.

Sumber : Antara

Editor : Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top