Tuesday , 16 October 2018
update
MUI: Umat Islam Jangan Terprovokasi Charlie Hebdo

MUI: Umat Islam Jangan Terprovokasi Charlie Hebdo

JAKARTA—Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menghimbau seluruh umat Islam di dunia, khususnya di Indonesia, untuk tidak terprovokasi untuk bereaksi berlebihan terkait diterbitkannya kembali tabloid Charlie Hebdo.

“Bagi umat Islam, saya pikir reaksi terhadap penghinaan pada lambang-lambang Islam, Alquran dan Nabi Muhammad SAW, dalam bentuk kartun, film, dan sebagainya, tidak perlu ditanggapi dengan ekspresi yang berlebihan karena itu tidak menyelesaikan masalah,” kata Din di Jakarta, Kamis (15/1/2015).

“Terlebih lagi, Nabi kami tidak akan berkurang keagungan, kemuliaan dan keluhurannya karena penghinaan itu,” lanjutnya.

Namun demikian, tambah Din, bukan berarti umat Islam. Dirinya menegaskan bahwa harus ada cara yang cerdas dan taktis untuk menghadapi kelompok itu.

“Mereka itu (penghina Islam melalu kartun dan film) tidak cerdas, ceroboh dan bodoh, jadi jangan ditanggapi dengan jalan yang sama,” ujarnya.

Din yang juga Ketua Umum Muhammdiyah itu mengecam segala bentuk kekerasan, apalagi sampai menghilangkan nyawa 12 orang seperti yang terjadi dalam kasus media Charlie Hebdo, karena sangat bertentangan dengan ajaran Islam.

Tetapi, Din juga mengecam tindakan penghinaan dan pelecehan yang dilakukan Charlie Hebdo yang atas dasar apapun telah menyinggung lambang agama dan pemeluk agama tertentu.

“Figur Nabi Muhammad itu sangat agung. Tidak bisa dibenarkan bahwa mereka melakukan itu atas freedom of speech (kebebasan berbicara), freedom of expression (kebebasan berekspresi) karena penghinaan itu nyata dan termasuk kekerasan verbal,” tegas Din.

Sumber : Antara

Editor : Nur Afilin

 

Leave a Reply

Scroll To Top