Wednesday , 17 January 2018
update
Pelepasan Tim Kemanusiaan ke Palestina

Pelepasan Tim Kemanusiaan ke Palestina

JAKARTA—Masjid Istiqlal kembali bergemuruh usai Shalat Jumat pada 11 Juli 2014 kemarin. Gema takbir dikumandangkan jamaah dalam acara pelepasan Tim SOS PALESTINA yang siap diberangkatkan oleh Lembaga Kemanusiaan Global Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dipimpin Andhika Purbo Swasono, tim yang terdiri dari tenaga medis dan logistik ini rencananya akan dikirim ke Gaza City.

Mengingat kondisi Gaza City yang genting, Ahyudin, Presiden ACT, meminta koordinator dan para anggota Tim membuat surat wasiat untuk keluarganya.

“Kita selalu meminta keikhlasan dari keluarga para relawan karena resikonya memang antara mati dan hidup,” ungkap Ahyudin.

Andhika pun menyatakan kesiapannya lahir batin untuk mengemban amanah mengirimkan bantuan dari bangsa Indonesia untuk Palestina.

Pangan menjadi prioritas utama para relawan. Selain itu, bantuan berupa peralatan medis dan obat-obatan, serta alat pembangkit listrik dan bahan bakar juga dikirimkan bersamaan. Gaza gelap gulita di malam hari karena fasilitas listrik banyak yang hancur akibat bombardemen Zionis Israel.

Menurut Ahyudin, bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, isu Palestina bisa dimanfaatkan untuk menambah keridhoan Allah SWT dengan cara mencurahkan perhatian dan bantuan dalam bentuk apapun kepada Palestina. Oleh karena itu, umat Islam harus segera merespon ini dengan sebaik-baik sikap, yakni menunjukkan kepedulian sebagai hamba kepada saudaranya yang sedang terkena musibah.

“Kami akan mengirimkan tim relawan secara bergelombang setiap pekan,” lanjut Ahyudin.

Dimulai dengan mengirimkan 4 orang relawan, pengiriman relawan ini tidak akan dibatasi.

Reporter : Winda Ariyanita

Editor : Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top