Monday , 16 July 2018
update
Pemahaman Global Muslim

Pemahaman Global Muslim

Berikut hal-ha sebagai pemahaman global yang semestinya Muslim gapai :

Tentang Belajar
Belajar itu tidak hanya membuka buku kemudian membacanya. Belajar itu memperbaiki dan menambah kekurangan yang kita miliki. Belajar itu tidak mesti dari orang yang intelektualitasnya lebih tinggi dari kita. Belajar itu bisa dari anak kecil, dari pembantu kita, dari sopir kita dll. Belajar itu tidak mesti harus dari bangku sekolah atau kampus. Belajar itu bisa dari warung kopi, tempat parkir, pinggir jalan, dll.

Tentang Bekerja
Bekerja itu tidak mesti harus di kantor atau di proyek. Bekerja itu bisa di rumah, di tempat ibadah, di organisasi sosial, dll. Bekerja itu tidak mesti harus menggunakan komputer atau mencangkul di sawah. Bekerja itu bisa menggunakan sapu, kain pel, pake kanebo, dll. Bekerja itu tidak harus dibayar dengan uang. Bekerja itu lebih afdol kalo dibayar dengan Ridho Illahi.

 
Tentang Beramal
Beramal itu tidak mesti harus mengeluarkan uang. Beramal itu bisa melalui tenaga dan pikiran kita untuk menolong dan membantu orang lain. Beramal itu tidak mesti harus ada imbalannya. Beramal itu cukup bermuara pada ketenangan hati dan jiwa kita. Beramal itu tidak mesti harus diketahui oleh orang lain. Beramal itu justru lebih afdol kalo tidak diketahui oleh siapa pun.

 
Tentang Beribadah
Beribadah itu tidak hanya asal dilakukan di tempat ibadah. Beribadah itu bisa juga dilakukan dengan tindakan apapun dan dimanapun yang bermanfaat bagi orang lain. Beribadah itu tidak hanya asal rajin membaca kitab suci. Beribadah itu bisa juga dilakukan dengan rajin membaca buku2 ilmiah yang bermanfaat. Ibadah itu tidak hanya menjaga mulut, pikiran dan tindakan di bulan ramadhan saja. Ibadah itu esensinya menjaga mulut, pikiran dan tindakan setiap waktu.

 
Tentang Berdo’a
Berdo’a itu tidak mesti harus melafaskan bacaan kitab suci. Berdo’a itu memohon apapun keinginan kita yang positif kepada Illahi. Berdo’a itu tidak mesti harus dilakukan setiap selesai melakukan ibadah. Berdo’a itu bisa dimohonkan setiap waktu. Berdo’a itu tidak mesti harus dikabulkan langsung. Berdo’a itu bisa dikabulkan beberapa lama kemudian dan bisa juga melalui orang lain.

Penulis : Yuda Apriansyah (Palembang)
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top