Saturday , 18 November 2017
update
Pengosongan Kolom Agama di KTP, Ini Reaksi NU

Pengosongan Kolom Agama di KTP, Ini Reaksi NU

JAKARTAPengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menentang keputusan pengosongan kolom agama dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilakukan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyebut, kebijakan pengosongan kolom agama di KTP telah mencederai perasaan umat beragama di Indonesia.

“Terus terang saya kecewa dengan pernyataan (Mendagri) tersebut, karena ini mencederai perasaan umat beragama, tidak hanya Islam, tapi tentunya juga agama lain,” kata Kiai Said, Senin (10/11).

Menurut Kiai Said, penulisan agama di KTP adalah identitas seorang warga negara yang penting dan mesti dihormati.

“Bukan untuk sombong-sombongan. Penulisan agama di KTP itu identitas yang menurut saya sangat penting,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU, Andi Najmi Fuaidi.

“Meski sifatnya sementara, itu tidak boleh dilakukan,” kata Andi.

Andi menjelaskan, Indonesia adalah negara berketuhanan sebagaimana tertuang dalam sila pertama Pancasila. Jika nantinya benar dilakukan, pengosongan kolom agama di KTP merupakan kebijakan yang bertentangan dengan Pancasila.

Lebih jauh Andi mengungkapkan, kebijakan pengosongan kolom agama di KTP sama artinya pemerintah menolerir adanya kelompok masyarakat yang tidak mengenal Tuhan.

Kondisi itu dikhawatirkan justru mengakibatkan gejolak sosial di masyarakat.

Mengenai alasan Tjahjo Kumolo, yaitu menghormati hak masyarakat yang tidak menganut enam agama sah di Indonesia, Andi menekankan hal tersebut tetap tidak boleh mengorbankan Pancasila.

“Itu tugas Pemerintah untuk mencari solusinya, bukan dengan jalan pintas mengorbankan Pancasila. Harus diingat, Pancasila itu dasar negara,” tegasnya.

PBNU, ungkap Andi, sedang mempelajari kemungkinan melayangkan protes resmi ke Pemerintah mengenai kebijakan pengosongan kolom agama di KTP.

Sumber : Republika Online

Editor : Nur Afilin

Leave a Reply

Scroll To Top