Wednesday , 14 November 2018
update
Pentingnya Agama dalam Kehidupan Masyarakat

Pentingnya Agama dalam Kehidupan Masyarakat

Judul : Secercah Cahaya Ilahi
Penulis : M. Quraish Shihab
Penerbit : MIZAN
Cetakan : Desember 2013
Tebal : 540 Halaman

Dalam kehidupan manusia, agama merupakan hal yang sangat vital. Manusia membutuhkan agama karena manusia lemah dan memiliki banyak keterbatasan. Manusia memerlukan sosok yang kuat diatas segalanya sebagai tempat bersandar yaitu Tuhan. Karena keterbatasan manusia mencakup semua aspek terutama yang berkaitan dengan spiritual dan metafisik, manusia mencari sumber yang dianggap akurat, yaitu agama.

Kata agama itu sendiri, menurut pakar bahasa Indonesia masih ambigu, apakah terambil dari gabungan dua kata a yang berati “tidak” dan gama yang berati “kacau”, atau terambil dari bahasa Indo-Germani yang melahirkan kata go, gein, gang yang berarti agama yang artinya jalan lurus menuju surga. Lain halnya dengan Al-Qur’an, di dalam Al-Qur’an agama itu disebut din. Ia tersusun dari tiga huruf dal, ya’ dan nun. Menurut ahli bahasa Arab, semua kata yang terdiri dari tiga huruf tersebut menggambarkan hubungan antara dua pihak, yang satu lebih tinggi dari yang lain.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan agama adalah kepercayaan kepada Tuhan dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan manusia. Syaikh Muhammad Syaltut menyatakan bahwa agama merupakan ketentuan ilahi yang menetapkan prinsip-prinsip umum untuk menata urusan manusia guna mencapai kesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat, memberi petunjuk kepada kebaikan, kebenaran dan keindahan, serta memantapkan kedamaian dan ketentraman bagi manusia seluruhnya.

Membaca uraian buku ini, pembaca semakin disadarkan bahwa apa yang ada dalam Al-Quran bersifat holistik alias menyeluruh dalam mengatur kehidupan manusia, mulai dari aturan yang bersifat aqidah, muamalah, urusan keduniaan, dan hubungan antar manusia. Misalkan, hubungan antara anak dan orang tua, hubungan guru dan murid, hubungan atasan dan bawahan, hingga hubungan bisnis.

Ada beberapa alasan mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia diantaranya; pertama, agama merupakan sumber moral. Kedua, agama sebagai petunjuk kebenaran. Ketiga, agama sumber informasi metafisika. keempat, agama sebagai pembimbing rohani manusia. Namun demikian, dari sekian banyak fungsi agama ada yang lebih penting untuk dikaji yaitu peran agama di dalam kehidupan manusia. Sebenarnya sejauh mana peran agama ikut andil dan mempengaruhi kehidupan individu, masyarakat, bangsa dan negara.

M.Qurais Shihab pakar tafsir Indonesia menuangkan ide, gagasan dan pemikiran tentang peran agama lewat karya besarnya yang berjudul Secercah Cahaya Ilahi. Buku ini mengulas peran agama dalam kehidupan pribadi dan sosial masyarakat lengkap dengan argumentasi ilmiah serta berpegang pada dua dasar sumber primer agama Islam, Al-Qur’an dan Sunnah. Karena sifat uraian yang singkat dan pendek pada sub-sub judul terkadang tidak mencantumkan ayat Al-Qur’an secara ekplisit, namun demikian tidak mengurangi intisari dan makna yang terkandung karena disampaikan dengan bahasa yang ringan, renyah dan mudah dicerna.

Buku ini sangat lengkap mengulas peran agama dalam kehidupan manusia, mulai dari peran agama dalam mengasah jiwa induvidu serta membimbing manusia mengenal Sang Pencipta untuk sabar, optimis dan memahami sunnatullah (hukum alam), sampai peran agama dalam keluarga, masyarakat dan negara serta pengembangan SDM dan pengelolaan kekuasaan.

M. Quraish Shihab ketika berbicara berkaitan peran agama dalam negara, ia menyatakan bahwa agama sangat menekankan perlunya kehadiran pemerintah demi menata kehidupan masyarakat. Bahkan demi terlaksananya ajaran agama itu sendiri, Nabi SAW. bersabda, “Pemerintah yang aniaya lebih baik dari kekacauan. Memang keduanya tidak baik, tetapi dalam sekian banyak keburukan, harus ada pilihan”. (Hal:76)

Indonesia yang menganut falsafah Pancasila, memberikan posisi yang amat penting bagi semua agama yang dianut masyarakatnya. Banyak negara mengorbankan agama demi sekularisme, atau mengorbankan kepentingan masyarakat yang majemuk ketika memilih salah satu agama dalam menata kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. (Hal:75)

Sedangkan menurut penulis buku ini, peran agama dalam kehidupan masyarakat adalah melakukan kontrol sosial, amar ma’ruf nahi munkar. Muncul pertanyaan, bagaimana peran agama dalam menata kehidupan masyarakat dan bagaimana menjembatani substansi agama dan kehidupan moden?

Di sinilah M. Qurais Shihab menawarkan jawaban yang logis dan menyeluruh yang tertuang dalam buku ini. Buku ini cocok sekali sebagai pegangan kehidupan bermasyarakat dan bernegara karena memuat nilai-nilai yang disaring dari al-Qur’an dan Sunnah.

Peresensi : Fatmawati Ningsih S.TH.I, Penulis Lepas, Alumnus IAIN Walisongo Semarang Konsentrasi Tafsir dan Hadis
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top