Wednesday , 18 October 2017
update
Polisi Bubarkan Paksa Massa Aksi KAMMI di depan Mabes Polri

Polisi Bubarkan Paksa Massa Aksi KAMMI di depan Mabes Polri

Jakarta – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Jakarta menggelar unjuk rasa di depan kantor Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Selasa (14/3).

Pada aksi ini, polisi membubarkan massa aksi dengan paksa dan menekan mundur massa hingga sampai daerah Masjid Al Azhar.

Aksi ini berkaitan dengan dugaan pencucian uang oleh oknum pejabat Polda. Koordinator Massa Aksi, Jimmy Julian mengatakan bahwa ada dugaan TPPU pejabat tinggi Polda Metro yang harus diselesaikan oleh Kapolri.

“Kita hanya ingin menyampaikan kepada Bapak Kapolri bahwa ada indikasi TPPU pejabat Polda Metro yang secara struktur menjadi bawahan Pak Tito Karnavian. Sehingga hal ini harus segera diungkap dan diselesaikan,” ungkap Jimmy.

Jimmy Julian, Ketua KAMMI Jakarta Timur, menambahkan bahwa tujuan massa aksi hadir ke Mabes yakni untuk mendukung pemerintahan yang bersih di lingkungan penegak hukum.

“Bagaimana mungkin lingkungan penegakan hukum akan bersih, sedangkan para pejabatnya melakukan tindak pidana,” tandas Jimmy.

Selanjutnya Jimmy mengatakan bahwa tidak seharusnya polisi membubarkan paksa aksi yang dilakukan oleh teman-teman KAMMI karena ini tujuannya untuk memperbaiki citra institusi kepolisian di mata masyarakat.

“Polisi tidak perlu panik dan takut akan aksi yang teman-teman KAMMI lakukan, dan tidak perlu juga aksi ini dibubarkan karena tujuannya untuk perbaikan internal kepolisian yang selama ini dianggap buruk oleh masyarakat,” tambah Jimmy.

Diakhir unjuk rasa, polisi memukul mundur massa hingga kembali ke Masjid Al Azhar Jakarta, menyita spanduk dan bendera yang dibawa oleh para peserta unjuk rasa.

Jimmy mengakhiri orasinya bahwa KAMMI akan kembali menyampaikan aspirasinya agar kasus TPPU yang dilakukan oleh petinggi Polda Metro Jaya, Irjen MI, segera diproses dan dituntaskan.

“Unjuk rasa ini bukan merupakan yang terakhir, kita akan melakukan konsolidasi internal dan memperkuat kajian dan data yang dimiliki. Setelah ini kita akan melakukan Aksi yang lebih besar lagi dan melibatkan kader KAMMI yang ada di jabodetabek”, tutup Jimmy.

 

redaksi

Leave a Reply

Scroll To Top