Monday , 15 October 2018
update
Ramadhan, Piala Dunia, dan Pilpres

Ramadhan, Piala Dunia, dan Pilpres

Bulan Ramadhan merupakan Bulan yang special bagi umat Islam sedunia karena di bulan inilah saat bagi seorang muslim untuk mendekatkan dengan sang Khaliq . Selain itu, di bulan inilah merupakan yang banyak ampunan, barokah, hidayah,dll yang pokoknya baik – baik.

Tetapi, saya di sini memandang bahwa Ramadhan tahun ini lebih spesial dari bulan Ramadhan sebelumnya yang pernah saya lewati. Karena di bulan Ramadhan kali ini bertepatan dengan moment besar, yaitu piala dunia dan Pesta Demokrasi Akbar Indonesia, Pemilihan Presiden. Saya merasa sebenarnya ada apa ini?kok bisa berbarengan yah momentnya. Untuk itu sepertinya perlu kita analisis secara mendalam dan tajam.

Kok berbarengan ama piala dunia yah ?

Saya melihat bahwa Ramadhan tahun ini, Allah Swt ingin memberi cobaan kepada kita sebagai umat Muslim. Bagaimana umat Muslim menjalani Ramadhan yang katanya dengan bulan Ramadhan ini kita akan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Apakah kita masih Istiqomah menjalani Ramadhan dengan maksimal sebagaimana yang di harapkan atau piala dunia tidak membuat diri kita bergeming.

Mungkin malah apakah kita mengotori bulan Ramadhan kali ini dengan sebuah dosa besar, misal berjudi untuk bertaruh dalam pertandingan di piala dunia, malah melakukan pencurian untuk mencari harta untuk berjudi. Hal ini telah di tegaskan oleh Allah Swt dalam firmannya

Apakah menusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan : “Kami telah beriman” sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka dan benar- benar Allah mangetahui orang-orang yang benar dan mengetahui
pula orang- orang yang dusta. ( Al – Ankabut : 2 – 3 ).

Mungkin perlu kita evaluasi juga, apakah kita sudah menjalani Ramadhan sesuai yang diinginkan, apakah Ramadhan kali ini sudah merubah diri kita untuk menjadi Hamba Allah yang makin bertakwa atau sama saja atau gak ada bedanya ama bulan – bulan sebelum Ramadhan. Lebih parah lagi, Ramadhan kali ini gak ada gunanya bagi kita/ kita jadi orang yang merugi.

 

Kok berbarengan ama Pilpres yah?

Saya melihat bahwa Ramadhan kali ini, Allah Swt memberikan sebuah Berkah bagi Bangsa Indonesia apabila kita bisa melihatnya. Karena saya kira bahwa Ramadhan kali ini kita di berikan sebuah momentum untuk memanfaatkan Ramadhan kali ini untuk beristikhoroh dalam memilih pemimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Pemimpin yang Insya Allah akan membawa Indonesia menuju Negara yang Barokah, Makmur, Adil, dan kembali menjadi macan Asia seperti jaman Soekarno dahulu.

Walaupun tidak bisa saya nafikkan bahwa Ramadhan kali ini juga banyak menimbulkan banyak dosa yang mungkin tidak di sadari tetapi malah menjadi sebuah permakluman dalam konteks pilpres , seperti Black Campaign yang dilakukan oleh kedua capres. Saling menjatuhkan lawan di tataran pendukungnya.saling membuka aib, dll yang seharusnya tidak dilakukan apalagi ini di bulan Ramadhan. Terlebih hal itu malah memberikan tontotan yang tidak sehat bagi rakyat Indonesia. Di tambah media yang malah jadi timses masing – masing capres sampai piala dunia di bawa – bawa segala padahal gak ada hubungannya. Karena seharusnya media kan memberikan pencerdasan kepada masyarakat dan bersikap independen.

Saya pikir setiap Capres – Cawapres memiliki kekurangan dan kesalahan. Mungkin tidak ada yang pantas untuk menjadi Presiden Indonesia ke depan. Tetapi tidak memilih atau malah apatis itu malah lebih buruk lagi.

Jadi mari kita jadikan Ramadhan kali untuk menjadi momentum untuk beristikhoroh untuk memilih pemimpin yang Indonesia 5 tahun ke depan. Memilih pemimpin yang terbaik dari yang terburuk.

Terakhir, saya dapat menyimpulkan bahwa Ramadhan kali ini Allah Swt memberikan cobaan dengan adanya piala dunia dan berkah dengan Pilpres yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Tergantung apakah kita menyadari atau tidak. Tergantung kita mau memanfaatkannya atau tidak.

Semoga kita menjadi Hamba-Nya yang makin sholeh, cerdas, profetik, kritis dengan Ramadhan kali ini. Semoga Ramadhan kali ini merupakan awal kebangkitan Indonesia ke depan.

I Love Islam, I Love Indonesia.

 

Penulis : Febrian Indra Rukmana, Ketua Umum PK KAMMI Sholahuddin Al Ayyubi UNS
Editor : SCE

 

 

 

 

Leave a Reply

Scroll To Top