Thursday , 13 December 2018
update
Rona Alam Semesta

Rona Alam Semesta

Segala prahara termasuk darah dan bara

adalah warna. ketika pertama menghirup udara

di muka bumi. tempat pijak paling berisi

kisah-kisah membawa diri pada Ilahi

 

Lalu di puncak diri. tersenyum burung-burung

menebar salam langit. melukis sayang pelangi.

dan mengiringi angin-angin yang menyentuh lembut

tubuh. hingga buai mesra terasa mengikat

tentang :hari yang saat itu

seorang ibu merelakan nyawa

menghabiskan nafas

menelan perih

atas nyawa diri, o diri

 

di bawah langit, sunyi diri menyepi

sekalipun deburan ombak memasang gerah

atau bising menyingsing perut bumi

kepada siapa lagi, diri

selain mengabdi. munajad segala isi hati

untuk esok, mencerah bumi yang sebagian terkabut

 

Di samping khusyuk kepada Ilahi

seisi Semesta merona

atas pengabdian diri

sebagai abdi

di bumi

ini

About The Author

Wahyu Wibowo lahir di Muara Kelingi pada tanggal 27 Juli 1993. Tercatat serbagai mahasiswa Pendidikan Matematika 2010 UNSRI. Prestasi menulis di antaranya Juara 1 Lomba Cerpen SuperMedia Publishing 2011, Juara 2 lomba cerpen remaja Sumatera Selatan 2012, Juara harapan 1 lomba cerpen Sumeks 2012, Juara 1 lomba puisi Kenanga, juara 1 lomba menulis puisi FLP Ogan Ilir, mendapatkan penghargaan khusus kisah Inspiratif Pahlawan hidupku, dan lain-lain. Cerpen, puisi, dan artikel pernah hadir di Metro Riau, Sumatera Ekspres, Sriwijaya Pos, harian lahat, Harian Banyuasin, Linggau Pos, Majalah Guruku, Majalah Infokus, jadicerdas.com, dan bengkelpuisi.net. Beberapa Antologi yang dimiliki seperti Antologi Puisi Bening Subuh Musi FLP Sumsel (Indie Publishing 2011), Antologi Atas Nama Bulan yang Dicemburui Engkau (AG Publishing 2011), dan lain-lain, serta beberapa dalam proses terbit. Penulis beralamatkan di Rt. 08, Muara Kelingi, Musi Rawas, Sumatera Selatan (31663). Penulis dapat dihubungi via facebook dengan nama : Wahyu Wibowo. HP : 0853 7897 4054.

Leave a Reply

Scroll To Top