Saturday , 24 June 2017
update
Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bersatu Bicara Kebhinekaan Indonesia

Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bersatu Bicara Kebhinekaan Indonesia

JAKARTA—Momentum peringatan Sumpah Pemuda ke-88 dimaknai oleh organisasi kepemudaan tingkat nasional dari PB HMI, PB PMII, PP GMNI, PP PMKRI, PP GMKI, DPP IMM, PP KAMMI, PP KMHDI, PP HIKMAHBUDHI, dan EN LMND dengan menggelar seminar nasional bertajuk “Sumpah Pemuda, Merajut Kebhinekaan”, Jumat (28/10), di Jakarta.

“Berkaca pada sejarah Indonesia dan peradaban dunia, pemuda selalu menjadi unsur utama penggerak perubahan. Harapannya, melalui forum ini kita bisa kembali memaknai Sumpah Pemuda guna menguatkan kembali peran pemuda saat ini dan di masa mendatang,” kata Ketua Pelaksana, Riko Putra Tanjung, saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, dalam paparannya, Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman menyatakan bahwa Sumpah Pemuda sudah bersepakat mengakui dan menjunjung kesatuan tanah air, bangsa, serta bahasa Indonesia.

“Kita sudah mengakui dan menjunjung kesatuan tanah air, bangsa, dan bahasa. Tapi, satu kesatuan ekonomi dan lainnya belum terwujud. Coba bandingkan kondisi ekonomi Papua dengan wilayah lainnya,” ujar Nur Rakhman.

Maka, simpul Nur Rakhman, pemuda saat ini perlu terus mendorong agar terwujudnya kesatuan dan keadilan ekonomi serta sektor lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PMKRI Angelius Wake Kako . mengutarakan, sudah saatnya sekarang pemuda Indonesia bersatu apapun latar belakangnya guna memenangkan persaingan global.

“Jangan lagi kita bersaing di antara kita sendiri, tapi kita harus bersaing di luar. Kita punya kekuatan kebhinekaan yang tidak dimiliki bangsa lain,” terang Angelius.

Di akhir acara, mahasiswa UIN Jakarta, Gilang, yang hadir sebagai peserta seminar menuturkan optimismenya setelah mengikuti seminar.

“Bersatunya organisasi kepemudaan dalam berbicara soal kebangsaan dan kerakyatan dengan satu visi perjuangan bisa menjadi modal optimisme bangsa Indonesia ke depan,” pungkasnya.

(NA)

Leave a Reply

Scroll To Top