Thursday , 23 November 2017
update
Surat Cinta untuk Adikku di Palestina

Surat Cinta untuk Adikku di Palestina

Kepada yang kusayang dan kucintai,

Adik-adikku dan seluruh saudaraku di Palestina

 

Bismillahirrahmaanirrohiim…

Adik-adikku… Apa kabar? Kakak tahu pasti kalian sekarang sedang berjihad untuk mempertahankan tempat yang suci dari serangan prajurit dari pasukan Zionis Israel.

Wahai adik-adikku, kakak dengar dari berbagai banyak media, bahwa di tempat kalian banyak sekali penghafal Al-Qur’an, bahkan hingga menjadi seorang hafidz Qur’an.

Ketahuilah adik-adikku, di sini kakak merasa sangat malu dengan sikap kakak selama ini. Sebelum surat ini tiba ke tangan kakak, kakak adalah seorang manusia yang egois, dan tidak patuh pada orangtua. Bahkan, kakak sering membuang banyak makanan dengan sia-sia (mubazir), tanpa memikirkan orang yang tidak bisa makan-makanan yang enak dan tidak mensyukuri nikmat Allah swt.

Kakak dulu sempat mengalami sebuah masalah, yang menurut kakak itu adalah masalah yang sangat besar. Yang rasanya masalah itu sudah tidak ada solusinya. Tapi, setelah surat kalian mendarat di tanganku dan aku membacanya, kakak baru ingat bahwa masalah yang kakak alami di sini, tidak sebesar dengan masalah yang kalian alami di sana, di tempat suci yang selalu kalian lindungi dengan penuh rasa ikhlas karena Allah swt. Subhanallah…

 

Adik-adikku…

Kakak minta maaf karena kakak pernah melupakan kalian. Tapi sekarang, kakak sadar bahwa hidup kakak di sini sudah jauh lebih nyaman dari kalian. Tapi apa? Kakak malah tidak mensyukuri semua yang telah Allah swt berikan kepada kakak.

Kakak malu sama kalian…, di sana mungkin kalian sudah tidak bertemu kedua orang tua kalian lagi, tapi kalian pasti sangat merindukan kedua orang tua kalian. Tapi kakak, kakak malah menyia-nyiakan kesempatan yang Allah berikan kepada kakak untuk bahagia bersama kedua orang tua kakak, kakak sangat malu sama kalian. Kalian selalu semangat untuk membaca Al-Qur’an, walaupun diiringi dengan suara ledakan ataupun tembakan. Subhanallah….

Tapi kakak, yang hidupnya lebih nyaman malah bermalas-malasan untuk membaca Al-Qur’an. Kakak bangga dan terharu melihat kalian yang selalu semangat untuk membela agama Islam. Kakak akan selalu mendoakan kalian agar semua anggota keluarga kalian yang telah meninggal menjadi manusia yang syahid. Dan kakak selalu mendoakan kalian agar kalian menjadi orang-orang yang diistimewakan dan dijaga oleh Allah swt.

Kakak hanya berpesan agar kalian tetap menjaga hafalan kalian dan tetaplah menjaga  tempat suci itu dengan penuh keikhlasan karena Allah swt dan jika kalian menyerah, mintalah pertolongan pada Allah swt. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berharap. SEMANGAT!!!

 

Salam penuh cinta,

HANIN NABILA

 

Penulis : Hanin Nabila, siswi kelas 7 Ibnu Rusyd SMPIT Insan Mandiri Kalisari Pasar Rebo Jakarta Timur
Editor : SCE

Leave a Reply

Scroll To Top