Wednesday , 19 September 2018
update
Tangkal Radikalisasi, Pemuda dan Mahasiswa Gelar Diskusi

Tangkal Radikalisasi, Pemuda dan Mahasiswa Gelar Diskusi

TANGERANG SELATAN—Isu radikalisme Islam belakangan ini kembali mencuat, baik di dalam maupun luar negeri. Islamic State of Iraq and al-Shams (ISIS) adalah salah satu yang banyak menarik perhatian publik seluruh dunia. Bahkan kabarnya ISIS ini jaringannya sudah masuk ke beberapa kota di Indonesia.

Merespon fenomena semacam itu, beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus membentuk sebuah aliansi yang diberi nama “Konferensi Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia”.

Aliansi ini terdiri dari unsur Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), dan Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI).

Sembari memanfaatkan momen Syawal, Konferensi Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia menggelar acara “Halal bi Halal dan Dialog Publik Deradikalisasi Islam” pada Selasa (19/8) pukul 13.00-15.00 WIB di Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma’ruf mengatakan, agenda tersebut merupakan wujud keprihatinan pemuda dan mahasiswa terhadap isu-isu yang berkembang tentang radikalisme Islam.

“Acara ini selain sebagai ajang diskusi, juga harapannya menjadi langkah awal sinergi gerakan antar organisasi kepemudaan dan mahasiswa Islam melalui forum Konferensi Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia,” tambah Aminuddin.

Adapun Ketua Umum DPP IMM Beni Pramula turut menggarisbawahi perlunya kerja sama yang baik antara aliansi ini dengan pemerintah, aparat keamanan, dan stakeholder lain guna mencegah makin mengguritanya gerakan radikalisme.

Sementara Ketua Umum PP KAMMI Andriyana menyebutkan, agenda ini dan aksi follow up yang nantinya mungkin digelar diharapkan semakin meneguhkan prinsip kebangsaan sekaligus keislaman kita.

“Semoga semboyan seperti NKRI Harga Mati dan Bhinneka Tunggal Ika ke depannya makin bisa kita pegang. Dan pengemalan kita akan ajaran agama dengan baik semestinya ikut menguatkan prinsip kebangsaan kita,” pungkas Andriyana. (Humas)

 

Contact person : 081368870102 (Riyan Fajri)

Leave a Reply

Scroll To Top