Thursday , 13 December 2018
update
Tolak Politisasi Kesehatan!

Tolak Politisasi Kesehatan!

JAKARTA-Kesehatan adalah hal yang sangat identik dengan kesejahteraan manusia. Indonesia masih disibukkan dengan isu kesehatan yang tiada berujung. Kesehatan haruslah menjadi prioritas dalam membangun bangsa yang sehat dan kuat. Kenyataannya banyak yang “memanfaatkan” isu kesehatan untuk kepentingan tertentu.  Para pemimpin politik hanya mengumbar janji manis untuk mengusung tuntas persoalan kesehatan bangsa ini.

“Akibatnya, mutu layanan kesehatan untuk masyarakat tetap buruk,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zaenal Abidin, di Jakarta.

Mutu layanan kesehatan yang buruk ditandai dengan tingginya angka kematian Ibu yang melahirkan dan kematian bayi, malnutrisi di berbagai daerah, serta sejumlah persoalan kesehatan lainnya.

Senin kemarin (20/5), puluhan dokter yang tergabung dalam wadah Dokter Indonesia Bersatu menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia menyuarakan sikap untuk mendukung gerakan moral menegakkan eksistensi dan profesionalisme dokter Indonesia.  Mereka menyuarakan perlunya reformasi kesehatan yang berkeadilan.

Politisasi kesehatan dibuktikan dengan banyaknya parpol yang mengkampanyekan program pengobatan gratis selama masa kampanye dan pemilu. Tanpa memikirkan program berkelanjutan paska pemilu usai. Dana yang kurang memadai dalam aksi pengobatan gratis sebagai tanda kurang siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Agung Sapta selaku presidium DIB menyatakan, ”Reformasi isu kesehatan haruslah dilakukan untuk menyuarakan isu kesehatan sebagai prioritas dalam membangun bangsa ini, pengobatan gratis yang dilakukan oleh sejumlah parpol haruslah disertai dengan tenaga kerja yang mumpuni dan memiliki program berkelanjutan.”

 

Penulis : Dina Fauziah

Editor : SCE

 

 

 

Leave a Reply

Scroll To Top