Monday , 21 August 2017
update
Transjakarta Akan Beroperasi 24 Jam

Transjakarta Akan Beroperasi 24 Jam

JAKARTA—Unit Pengelola Transjakarta berencana mengoperasikan bus selama 24 jam. Pada tahap awal, uji coba akan dilaksanakan di tiga koridor yang dinilai strategis dan padat penumpang, yaitu Koridor I, III, dan IX. Demikian diungkap Kepala Unit Pengelola Transjakarta Pargaulan Butarbutar dalam siaran persnya, Jumat (30/5) lalu.

“Penambahan layanan itu untuk meningkatkan kemudahan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan pengguna transportasi umum, khususnya penumpang trasnjakarta,” kata Pargaulan.

Untuk menunjang peningkatan jam operasional itu, lanjut Pargaulan, telah disiapkan 20 bus yang siap melayani tiga koridor tersebut.

Namun, bus tidak akan berhenti di semua halte di koridor tersebut. Pengelola hanya mengoperasikan halte dengan jumlah penumpang banyak dan lokasinya dekat dengan keramaian. Pada Koridor I misalnya, bus hanya berhenti di halte Blok M, Bundaran Senayan, Bendungan Hilir, Dukuh Atas I, Tosari, Sarinah, Harmoni, Mangga Besar, dan Kota.

Di Koridor II, bus akan berhenti di halte Sumber Waras, Grogol 1, Grogol 2, Central Park, Jelambar, Indosiar, Jembatan Gantung, Jembatan Baru, Rawa Buaya, Pesakih, dan Kalideres.

Sedangkan pada Koridor IX, bus hanya berhenti di halte PGC 2, Cawang UKI, BNN, Cawang Ciliwung, Pancoran Tugu, Kuningan Barat, Jamsostek Gatot Subroto, Semanggi, Slipi Petamburan, KKemanggisan, RS Harapan Kita, Penjaringan, dan Pluit.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M. Akbar mengatakan, nantinya layanan malam hari akan dibuat di semua koridor transjakarta. Layanan pada malam hari, kata Akbar, merupakan tuntutan bagi kota sebesar Jakarta.

“Memang di koridor itu layak ada angkutan malam hari. Layanan ini sangat dibutuhkan mereka yang bekerja hingga dini hari,” ujarnya.

Sumber : Kompas

Editor : Nur Afilin

 

Leave a Reply

Scroll To Top